Bimbang…

Banyak orang berkata bahwa “hidup ini adalah pilihan”. Aku kadanga berpikir, kalau pun demikian, maka aku perlu menyadari bahwa ada pilihan yang harus aku pilih. Entah pilihan yang ada dua, atau bahkan lebih, yang pasti dalam mempertimbangkan pilihan setidaknya kita perlu menggunakan rumus degree of freedom (N-1). Dimana, N (banyak pilihan) dikurangi dengan satu-satunya pilihan yang akan kita pilih dari beberapa pilihan yang ada. Karena, bagiku, sejatinya pilihan berjumlah 1, bukan 2 atau pun 3. Itulah mengapa menentukan sebuah pilihan (yang 1) merupakan hal yang sangat sulit, karena terkadang kita bimbang dalam menentukan pilihan yang terbaik dengan mengorbankan pilihan-pilihan baik lainnya.

Dini hari, tepat pukul 03.00 WIB ini, entah mengapa aku teringat akan kata-kata Soe Hok Gie, “…lebih baik terasingkan, daripada harus menyerah pada kemunafikan”. Kata-kata itu sepertinya cocok dengan kondisiku pagi buta ini. Terenyuh rasanya jika kata-kata tersebut menjadi penghias renungan diri sambil menunggu fajar tiba. Ya, tentu saja semua itu karena aku sedang merasa jenuh dengan kemunafikan yang sebenarnya aku tak tahu, apakah itu ada dalam diriku atau diluar diriku?

Malam ini aku kembali menjadi ‘nokturnal’. Namun bukan bergelut dengan tugas, buku atau semacamnya, melainkan bergelut dengan kemelut di dalam raga, hati dan pikiranku. Ya, semua ini karena aku memikirkan tentang beberapa konsekuensi logis yang mesti aku jalan atas pilihan yang telah aku pilih, yaitu menjadi bagian dari sebuah struktur. Dimana, di dalam sebuah struktur yang didalamnya terdapat agen-agen (persons) yang tentu berpotensi untuk membuat gesekan-gesekan perbedaan satu sama lain.

“Bimbang”, mungkin memang menjadi kata yang pantas ketika aku ingin mengungkapkan kejenuhanku dan mencoba menemukan alternative choice untuk mengatasi kejenuhan atas gesekan-gesekan yang tak pernah kunjung usai. Walau pun pikiran positifku berkata bahwa ini bagian dari dinamika pembelajaran. Tapi, aku tetap merasa rindu kesatuan visi, misi, bahkan gerakan. Aku benar-benar terusik dengan keadaan seperti ini. Sehingga pilihan untuk menyerah terkadang muncul. Bahkan disinilah kata “bimbang” itu juga muncul.

Ya, mungkin ini hanya masalahku yang tak bisa sepenuhnya memahami ekspektasi bersama yang telah dirancang, atau bahkan diriku tak bisa memahami betapa luar biasanya kalian.

Ini adalah bimbang. Hal ini benar-benar mengusik dan menjadi masalah serius dalam benakku. Tapi haruskah aku membiarkannya? atau berusaha mereposisi diri untuk menjadi bagian dari penyelesaian masalah tersebut? Ya, aku memang harus menentukan pilihan dan posisi dalam hal ini. Karena jika aku tidak menjadi bagian dari penyelesaian masalah, maka bisa jadi diriku adalah bagian dari masalah tersebut.

Di satu sisi, aku memang tak ingin menyerah, bahkan mundur, di ‘wadah’ yang telah memberikan banyak hal terhadapku, termasuk kawan-kawan yang luar biasa. Namun apalah daya, manusia, termasuk diriku, juga makhluk ‘perasa’.

Terakhir di pagi buta ini, mungkin saat ini aku mesti berdo’a dan memohon kepada Sang Maha Pemberi Petunjuk dan Maha Pemberi Kekuatan agar kebimbangan apa pun yang ada dalam diri dapat teratasi. Karena aku yakin, jika ini adalah kesulitan maka kemudahan pasti ada didalamnya. Dengan usaha dan tulisan ini pula, mudah-mudahan membuat segala hal buruk menjadi membaik dan melegakan. Sehingga keteguhan untuk mengemban amanah bisa kembali menjadi perisai yang melekat, tidak hanya dalam raga, tapi dalam hati dan pikirian ini.

Selamat berjuang buat kita semua. Aku yakin! Allah pasti sudah mengalokasikan balasan setimpal atas apa yang kita perjuangkan.

@menteng_raya

“tulisan iseng ini adalah kenangan di masa depan” ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s