Sangsurya Senja Kini

ketika kita mencoba bersembunyi dari teriknya sangsurya yg membakar diri…
ketika itu pula sangsurya tak memberi kehangatan atas harapan…

seterik apapun sangsurya…
dialah yg mengindahkan ‘duka’, ‘cita’ dan ‘cinta di tanah ini…

ketika tak mampu berhadapan dengan teriknya sangsurya…
janganlah memejamkan mata kita untuk tidak menatap sinarnya…
karena sangsurya tak memberi merah-ronanya yang indah…
pada harapan yang gelap, yang tak tertatap…

ketahuilah…
sangsurya terbit menjadi fajar pembangkit kehidupan yang suci di pagi hari…
walau di tengah hari, sangsurya menguras keringat-keringat dalam diri…
menghitamkan hati yang suci dengan teriknya…

namun lihatlah…
sangsurya senja kini merona indah…
sangsurya senja kini tersenyum hangat…
sangsurya senja kini rela tenggelam dan terganti dengan memberi merah-ronanya sebagai semangat damai untuk diri yang masih tetap teguh berdiri dan berjalan di jalan Illahi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s